Hai Kawan kali ini
penulis akan mencoba share tentang pengetahuan penulisa dalam KEWIRAUSAHAAN, Sebelumnya
apa sih arti dari KEWIRAUSAHAAN? Dan mengapa kita harus mempelajari tentang
kerirausahaan? Nah mari kita mulai penjelasannya,,
Kewirausahaan
adalah proses mengidentifikasi, mengembangkaan, dan membawa visi ke dalam
kehidupan. Visi tersebut bisa berupa ide inovatif, peluang, cara yang lebih
baik dalam menjalankan sesuatu. Hasil akhir dari proses tersebut adalah
penciptaan usaha baru yang dibentuk pada kondisi resiko atau ketidakpastian.Drucker (1985) mengartikan kewirausahaan sebagai semangat, kemampuan,sikap dan perilaku individu dalam menangani usaha (kegiatan) yang mengarah pada upaya mencari, menciptakan, menerapkan cara kerja, teknologi, dan produk barudengan meningkatkan efisiensi dalam rangka memberikan pelayanan yang lebih baik dan atau memperoleh
keuntungan yang lebih besar. Hisrich dan Brush
(dalam Winardi, 2003) menyatakan bahwa kewirausahaan adalah proses
penciptaan sesuatu yang berbeda nilainya dengan jalan mengorbankanwaktu dan upaya yang diperlukan untuk menanggung resiko
finansial, psikologikal serta sosial dan menerima hasil-hasil berupa imbalan moneter dan kepuasan pribadi sebagai
dampak dari kegiatan tersebut. Kao (1997) mendefinisikan kewirausahaan sebagai suatu proses penciptaan
sesuatu yang baru (kreasi) dan/atau membuat sesuatu yang berbeda (inovasi), yang tujuannya adalah tercapainya kesejahteraan individu dan nilai tambah bagimasyarakat. Hal senada disampaikan oleh Schumpeter (dalam Winardi, 2003) dengan menyatakan bahwa
kewirausahaan merupakan sebuah proses dan para wirausahawan adalah seorang inovator yang memanfaatkan proses tersebut.
Berdasarkan beberapa
definisi di atas, maka dapat
disimpulkan bahwa kewirausahaan adalah semangat, kemampuan dan perilaku individu yang
berani menanggung resiko, baik itu resiko finansial, psikologikal, maupun sosial dalam melakukan suatu proses penciptaan sesuatu yang baru (kreasi baru)
dan membuat sesuatu yang berbeda dari
yang sudah ada (inovasi) dengan menerima hasil berupa imbalan moneter dan
kepuasan pribadi.
TUJUAN KEWIRAUSAHAAN
- Meningkatkan jumlah para wirausaha yang berkualitas.
- Mewujudkan kemampuan dan kemantapan para wirausaha untuk menghasilkan kemajuan dan kesejahteraan masyarakat.
- Membudayakan semangat sikap, perilaku, dan kemampuan kewirausahaan di kalangan masyarakat yang mampu, handal, dan unggul.
- Menumbuhkembangkan kesadaran dan’orientasi Kewirausahaan yang tangguh dan kuat terhadap masyarakat.
- Tak terikat jam kerja. Barangkali, sebagai eksekutif sebuahperusahaan besar yang berkantor di pusat bisnis Jakarta, kita kerap jenuh dengan rutinitas kerja yang bersiklus nine to five. Apalagi, itu harus dilakukan dengan kemacetan Jakarta yang amat menjengkelkan. Dengan usaha mandiri, kita bisa mengatur sesuka hati jam kerja. kita juga bisa mengambil cuti kapan pun.
- Sebagai pengusaha muda yang mandiri, tentu saja kita tak perlu takut dipecat. kita juga tak harus khawatir akan kehilangan jabatan,lalu melakukan politik di kantor, setiap kali menjelang RUPS.
Ciri-Ciri Wirausahawan
Bygrave (dalam Ifham, 2002) mengemukakan beberapa ciri-ciri seorang wirausahawan, yaitu:
a. a. Mimpi (dreams), yakni memiliki visi masa depan dan kemampuanmencapai visi tersebut.
Ketegasan (decisiveness), yakni tidak menangguhkan waktu dan membuat keputusan dengan cepat.
c. Pelaku (doers),
yakni melaksanakan secepat mungkin.
d. Ketetapan hati
(determination), yakni komitmen total, pantang menyerah. e. Dedikasi (dedication), yakni
berdedikasi total, tidak kenal lelah.
f. Kesetiaan (devotion), yakni mencintai apa yang dikerjakan.
g. Terperinci (details),
yakni menguasai rincian yang
bersifat kritis.
h. Nasib (destiny), yakni bertanggungjawab atas nasib sendiri yang hendak dicapainya.
i.
Uang (dollars), yakni kaya bukan motivator utama, uang lebih berarti
sebagai ukuran sukses.
j. J. Distribusi (distributif), yakni mendistribusikan kepemilikan usahanya kepada karyawan kunci yang merupakan
faktor penting bagi kesuksesan
usahanya.
Nah Pada umumnya, seorang wirausaha yang ingin membangun usahanya harus mempunyai ciri-ciri sebagai berikut :
· Percaya diri
· Berorientasikan tugas dan hasil
· Berani mengambil risiko
· Kepemimpinan
· Keorisinilan
· Berorientasi ke masa depan
· Jujur dan tekun
3. Aspek-Aspek Kewirausahaan
Drucker (1985) menguraikan
aspek-aspek kewirausahaan, yaitu:
a. Kemampuan mengindera peluang usaha, yakni kemampuan melihat danmemanfaatkan
peluang untuk mengadakan
langkah-langkah perubahanmenuju masa
depan yang lebih baik.
b. Percaya diri dan mampu bersikap positif terhadap diri dan lingkungannya, yakni berkeyakinan
bahwa usaha yang dikelolanya
akan berhasil.
c. Berperilaku memimpin, yaitu mampu mengarahkan, menggerakkan orang lain, dan bertanggungjawab
untuk meningkatkan usaha.
d. Memiliki inisiatif untuk menjadi kreatif dan inovatif, yaitu mempunyai prakarsa untuk menciptakan produk/metode baru yang lebih baik mutu atau jumlahnya agar mampu bersaing.
e. Mampu bekerja keras, yaitu memiliki daya juang yang tinggi, bekerja
penuh energi, tekun, tabah, melakukan
kegiatan untuk mencapai tujuan
tanpamengenal putus asa.
f.
Berpandangan luas dengan visi ke depan yang baik, yaitu berorientasi pada masa yang akan datang dan dapat memperkirakan hal-hal yang dapat
terjadi sehingga langkah yang diambil
sudah dapat diperhitungkan.
g. Berani mengambil resiko, yaitu suka pada tantangan dan beranimengambil resiko walau dalam
situasi dan kondisi yang tidak menentu.
Resiko yang dipilih tentunya dengan perhitungan yang matang.
Nah Sekarang kalau kita berbicara tentang kewirausahaan pasati akan berhubungan dengan pasar, Apa sih yang dimaksud dengan pasar itu? Mari simak baik-baik
PASAR
PASAR
Sebagai seorang wirausahawan kita harus mengetahui dan menguasai pasar. Pasar adalah salah satu dari berbagai sistem, institusi, prosedur, hubungan sosial dan infrastruktur dimana usaha menjual barang, jasa dan tenaga kerja untuk orang-orang dengan imbalan uang. Barang dan jasa yang dijual menggunakan alat pembayaran yang sah seperti uang fiat. Kegiatan ini merupakan bagian dari perekonomian. Ini adalah pengaturan yang memungkinkan pembeli dan penjual untuk item pertukaran. Persaingan sangat penting dalam pasar, dan memisahkan pasar dari perdagangan. Dua orang mungkin melakukan perdagangan, tetapi dibutuhkan setidaknya tiga orang untuk memiliki pasar, sehingga ada persaingan pada setidaknya satu dari dua belah pihak. Pasar bervariasi dalam ukuran, jangkauan, skala geografis, lokasi jenis dan berbagai komunitas manusia, serta jenis barang dan jasa yang diperdagangkan. Beberapa contoh termasuk pasar petani lokal yang diadakan di alun-alun kota atau tempat parkir, pusat perbelanjaan dan pusat perbelanjaan, mata uang internasional dan pasar komoditas, hukum menciptakan pasar seperti untuk izin polusi, dan pasar ilegal seperti pasar untuk obat-obatan terlarang.
Dalam ilmu ekonomi mainstream, konsep pasar adalah setiap struktur yang memungkinkan pembeli dan penjual untuk menukar jenis barang, jasa dan informasi. Pertukaran barang atau jasa untuk uang adalah transaksi. Pasar peserta terdiri dari semua pembeli dan penjual yang baik yang memengaruhi harga nya. Pengaruh ini merupakan studi utama ekonomi dan telah melahirkan beberapa teori dan model tentang kekuatan pasar dasar penawaran dan permintaan. Ada dua peran di pasar, pembeli dan penjual. Pasar memfasilitasi perdagangan dan memungkinkan distribusi dan alokasi sumber daya dalam masyarakat. Pasar mengizinkan semua item yang diperdagangkan untuk dievaluasi dan harga. Sebuah pasar muncul lebih atau kurang spontan atau sengaja dibangun oleh interaksi manusia untuk memungkinkan pertukaran hak (kepemilikan) jasa dan barang. Selain itu juga ada yang diseubut dengan pemasaran atau marketing,
Ada juga yang disebut dengan PEMASARAN atau MARKETING
Pemasaran adalah proses penyusunan komunikasi terpadu yang bertujuan untuk memberikan mengenai barang atau jasa dalam kaitannya dengan memuaskan kebutuhan dan keinginan manusia.Pemasaran dimulai dengan pemenuhan kebutuhan manusia yang kemudian bertumbuh menjadi keinginan manusia. Contohnya, seorang manusia membutuhkan jasa dalam memenuhi kebutuhan dahaganya. Jika ada segelas air maka kebutuhan dahaganya akan terpenuhi. Namun manusia tidak hanya ingin memenuhi kebutuhannya namun juga ingin memenuhi keinginannya yaitu misalnya segelas air merek Aqua yang bersih dan mudah dibawa. Maka manusia ini memilih Aqua botol yang sesuai dengan kebutuhan dalam dahaga dan sesuai dengan keinginannya yang juga mudah dibawa.
Proses dalam pemenuhan kebutuhan dan keinginan manusia inilah yang menjadi konsep pemasaran. Mulai dari pemenuhan produk (product), penetapan harga (price), pengiriman barang (place), dan mempromosikan barang (promotion). Seseorang yang bekerja dibidang pemasaran disebut pemasar. Pemasar ini sebaiknya memiliki pengetahuan dalam konsep dan prinsip pemasaran agar kegiatan pemasaran dapat tercapai sesuai dengan kebutuhan dan keinginan manusia terutama pihak konsumen yang dituju.
Selain itu untuk memulai menjadi seorang wirausaha kita harus memiliki bussines plan, nah apa itu Bussines Plan? Business plan adalah suatu dokumen tertulis yang menggambarkan secara sistematis suatu bisnis/usaha yang diusulkan. Jadi kita harus memiliki Tujuan yang jelas untuk memulai menajdi seorang wirasusaha, kita harus memiliki plan/ renca-rencana untuk mencapai tujuan tersebut agar bisnis kita sukses dan berhasil,
Jadi suatu business plan yang baik adalah suatu dokumen tertulis yang menggambarkan suatu bisnis selengkap mungkin dan sekreatif mungkin agar si pembaca benar-benar memahami dan tertarik dalam bisnis yang kita utarakan baik si pembaca adalah investor, juri, dosen, teman maupun audiency yang kita tuju. Dengan kata lain, business plan adalah peta konsep atau pedoman untuk menjalani suatu usaha. Karena business plan sangat erat hubungannya dengan wirausaha. Dan perencanaan merupakan langkah awal dalam membuat sesuatu yang tidak ada menjadi ada.
TEORI DAN ANALISIS SWOT
Analisa SWOT merupakan salah satu metode untuk menggambarkan kondisi dan mengevaluasi suatu masalah, proyek, atau konsep bisnis/usahanya yang berdasarkan faktor internal (dalam) dan faktor eksternal (luar). Metode ini paling sering digunakan dalam metode evaluasi bisnis untuk mencari strategi yang akan dilakukan. Analisis SWOT hanya menggambarkan situasi yang terjadi bukan sebagai pemecahan masalah.
FAKTOR ANALISA SWOT
Strength (Kekuatan)
Strength merupakan kondisi kekuatan yang terdapat dalam organisasi, proyek, atau konsepbisnis yang ada. Kekuatan yang dianalisis merupakan faktor yang terdapat dalam tubuhorganisasi, proyek, atau konsep bisnis itu sendiri.
Weakness (Kelemahan)
Weakness merupakan kondisi kelemahan yang terdapat dalam organisasi, proyek, atau konsepbisnis yang ada. Kelemahan yang dianalisis merupakan faktor yang terdapat dalam tubuhorganisasi, proyek, atau konsep bisnis itu sendiri.
Opportunities (Peluang)
Opportunities merupakan kondisi peluang berkembang di masa datang yang akan terjadi.Kondisi yang terjadi merupakan peluang dari organisasi, proyek, atau konsep bisnis itusendiri misalnya, competitor, kebijakan pemerintah, dan kondisi lingkungan sekitar.
Threat (Ancaman)
Threat merupakan kondisi yang mengancam dari luar. Ancaman ini dapat menggangguorganisasi, proyek, atau konsep bisnis itu sendiri.
Nah kawan-kawan demikian yang dapat penulis sampaikan mengenai KEWIRAUSAHAAN mohon maaf apabila ada salah kata,, semoga apa yang penulis sampaikan bisa bermanfaat Aamiin,,
Referensi:
http://id.wikipedia.org/wiki/Kewirausahaan#Peran_Wirausaha_Dalam_Perekonomian_Nasional
http://saarahku.blogspot.com/2014/03/kewirausahaan-entrepreneurship.html
http://saarahku.blogspot.com/2014/03/kewirausahaan-entrepreneurship.html