Rabu, 20 Agustus 2014

KEWIRAUSAHAAN

Hai Kawan kali ini penulis akan mencoba share tentang pengetahuan penulisa dalam KEWIRAUSAHAAN, Sebelumnya apa sih arti dari KEWIRAUSAHAAN? Dan mengapa kita harus mempelajari tentang kerirausahaan? Nah mari kita mulai penjelasannya,,
Kewirausahaan adalah proses mengidentifikasi, mengembangkaan, dan membawa visi ke dalam kehidupan. Visi tersebut bisa berupa ide inovatif, peluang, cara yang lebih baik dalam menjalankan sesuatu. Hasil akhir dari proses tersebut adalah penciptaan usaha baru yang dibentuk pada kondisi resiko atau ketidakpastian.Drucker (1985) mengartikan kewirausahaan sebagai semangat, kemampuan,sikap dan perilaku individu dalam menangani usaha (kegiatan) yang mengarah pada upaya mencari, menciptakan, menerapkan cara kerja, teknologi, dan produk barudengan meningkatkan efisiensi dalam rangka memberikan pelayanan yang lebih baik dan atau memperoleh keuntungan yang lebih besar. Hisrich dan Brush (dalam Winardi, 2003) menyatakan bahwa kewirausahaan adalah proses penciptaan sesuatu yang berbeda nilainya dengan jalan mengorbankanwaktu dan upaya yang diperlukan untuk menanggung resiko finansial, psikologikal serta sosial damenerima hasil-hasil berupa imbalan moneter dan kepuasan pribadi sebagai dampak dari kegiatan tersebut. Kao (1997) mendefinisikan kewirausahaan sebagai suatu proses penciptaan sesuatu yang baru (kreasi) dan/atau membuat sesuatu yang berbeda (inovasi), yang tujuannya adalah tercapainya kesejahteraan individu dan nilai tambah bagimasyarakat. Hal senada disampaikan oleh Schumpeter (dalam Winardi, 2003) dengan menyatakan bahwa kewirausahaan merupakan sebuah proses dan para wirausahawan adalah seorang inovator yang memanfaatkan proses tersebut.
Berdasarkan beberapa definisi di atas, maka dapat disimpulkan bahwa kewirausahaan adalah semangat, kemampuan dan perilaku individu yang berani menanggung resiko, baik itu resiko finansial, psikologikal, maupun sosial dalam melakukan suatu proses penciptaan sesuatu yang baru (kreasi baru) dan membuat sesuatu  yang  berbeda  dari  yang  sudah  ada  (inovasi)  dengan  menerim hasil berupa imbalan moneter dan kepuasan pribadi.
TUJUAN KEWIRAUSAHAAN
  1. Meningkatkan jumlah para wirausaha yang berkualitas.
  1. Mewujudkan kemampuan dan kemantapan para wirausaha untuk menghasilkan kemajuan dan kesejahteraan masyarakat.
  1. Membudayakan semangat sikap, perilaku, dan kemampuan kewirausahaan di kalangan masyarakat yang mampu, handal, dan unggul.
  1. Menumbuhkembangkan kesadaran dan’orientasi Kewirausahaan yang tangguh dan kuat terhadap masyarakat.
  1. Tak terikat jam kerja. Barangkali, sebagai eksekutif sebuahperusahaan besar yang berkantor di pusat bisnis Jakarta, kita kerap jenuh dengan rutinitas kerja yang bersiklus nine to five. Apalagi, itu harus dilakukan dengan kemacetan Jakarta yang amat menjengkelkan. Dengan usaha mandiri, kita bisa  mengatur sesuka hati jam kerja. kita juga bisa mengambil cuti kapan pun.
  1. Sebagai pengusaha muda yang mandiri, tentu saja kita tak perlu takut dipecat. kita juga tak harus khawatir akan kehilangan jabatan,lalu melakukan politik di kantor, setiap kali menjelang RUPS.

Ciri-Ciri Wirausahawan

Bygrave (dalam Ifham, 2002) mengemukakan beberapa ciri-ciri seorang wirausahawan, yaitu:
a.   a. Mimpi  (dreams),  yakni  memiliki  visi  masa  depan  dan  kemampuanmencapai visi tersebut.
Ketegasan (decisiveness), yakni tidak menangguhkan waktu dan membuat keputusan dengan cepat.
c.   Pelaku (doers), yakni melaksanakan secepat mungkin. 
d.   Ketetapan hati (determination), yakni komitmen total, pantang menyerah. e.   Dedikasi (dedication), yakni berdedikasi total, tidak kenal lelah.
f.   Kesetiaan (devotion), yakni mencintai apa yang dikerjakan.
g.   Terperinci (details), yakni menguasai rincian yang bersifat kritis.
h.   Nasib (destiny), yakni bertanggungjawab atas nasib sendiri yang hendak dicapainya.
i.    Uang (dollars), yakni kaya bukan motivator utama, uang lebih berarti sebagai ukuran sukses.
j. J. Distribusi  (distributif),  yakni  mendistribusikan  kepemilikan  usahanya kepada karyawan kunci yang merupakan faktor penting bagi kesuksesan usahanya.

Nah Pada umumnya, seorang wirausaha yang ingin membangun usahanya harus mempunyai ciri-ciri sebagai berikut :
·         Percaya diri
·         Berorientasikan tugas dan hasil
·         Berani mengambil risiko
·         Kepemimpinan
·         Keorisinilan
·         Berorientasi ke masa depan
·         Jujur dan tekun


3. Aspek-Aspek Kewirausahaan

Drucker (1985) menguraikan aspek-aspek kewirausahaan, yaitu:
a.  Kemampuan mengindera peluang usaha, yakni kemampuan melihat danmemanfaatkan peluang untuk mengadakan langkah-langkah perubahanmenuju masa depan yang lebih baik.
b.  Percaya diri dan mampu bersikap positif terhadap diri dan lingkungannya, yakni berkeyakinan bahwa usaha yang dikelolanya akan berhasil.
c.   Berperilaku memimpin, yaitu mampu mengarahkan, menggerakkan orang lain, dan bertanggungjawab untuk meningkatkan usaha.
d.  Memiliki inisiatif untuk menjadi kreatif dan inovatif, yaitu mempunyai prakarsa untuk menciptakan produk/metode baru yang lebih baik mutu atau jumlahnya agar mampu bersaing.
e.   Mampu bekerja keras, yaitu memiliki daya juang yang tinggi, bekerja penuh energi, tekun, tabah, melakukan kegiatan untuk mencapai tujuan tanpamengenal putus asa.
f.    Berpandangan luas dengan visi ke depan yang baik, yaitu berorientasi pada masa yang akan datang dan dapat memperkirakan hal-hal yang dapat terjadi sehingga langkah yang diambil sudah dapat diperhitungkan.
g.   Berani   mengambil   resiko,   yaitu   suka   pada   tantangan   dan   beranimengambil resiko walau dalam situasi dan kondisi yang tidak menentu. Resiko yang dipilih tentunya dengan perhitungan yang matang.
Nah Sekarang kalau kita berbicara tentang kewirausahaan pasati akan berhubungan dengan pasar, Apa sih yang dimaksud dengan pasar itu? Mari simak baik-baik

PASAR

Sebagai seorang wirausahawan kita harus mengetahui dan menguasai pasar. Pasar adalah salah satu dari berbagai sistem, institusi, prosedur, hubungan sosial dan infrastruktur dimana usaha menjual barang, jasa dan tenaga kerja untuk orang-orang dengan imbalan uang. Barang dan jasa yang dijual menggunakan alat pembayaran yang sah seperti uang fiat. Kegiatan ini merupakan bagian dari perekonomian. Ini adalah pengaturan yang memungkinkan pembeli dan penjual untuk item pertukaran. Persaingan sangat penting dalam pasar, dan memisahkan pasar dari perdagangan. Dua orang mungkin melakukan perdagangan, tetapi dibutuhkan setidaknya tiga orang untuk memiliki pasar, sehingga ada persaingan pada setidaknya satu dari dua belah pihak. Pasar bervariasi dalam ukuran, jangkauan, skala geografis, lokasi jenis dan berbagai komunitas manusia, serta jenis barang dan jasa yang diperdagangkan. Beberapa contoh termasuk pasar petani lokal yang diadakan di alun-alun kota atau tempat parkir, pusat perbelanjaan dan pusat perbelanjaan, mata uang internasional dan pasar komoditas, hukum menciptakan pasar seperti untuk izin polusi, dan pasar ilegal seperti pasar untuk obat-obatan terlarang.
Dalam ilmu ekonomi mainstream, konsep pasar adalah setiap struktur yang memungkinkan pembeli dan penjual untuk menukar jenis barang, jasa dan informasi. Pertukaran barang atau jasa untuk uang adalah transaksi. Pasar peserta terdiri dari semua pembeli dan penjual yang baik yang memengaruhi harga nya. Pengaruh ini merupakan studi utama ekonomi dan telah melahirkan beberapa teori dan model tentang kekuatan pasar dasar penawaran dan permintaan. Ada dua peran di pasar, pembeli dan penjual. Pasar memfasilitasi perdagangan dan memungkinkan distribusi dan alokasi sumber daya dalam masyarakat. Pasar mengizinkan semua item yang diperdagangkan untuk dievaluasi dan harga. Sebuah pasar muncul lebih atau kurang spontan atau sengaja dibangun oleh interaksi manusia untuk memungkinkan pertukaran hak (kepemilikan) jasa dan barang. Selain itu juga ada yang diseubut dengan pemasaran atau marketing,

Ada juga yang disebut dengan PEMASARAN atau MARKETING 

Pemasaran adalah proses penyusunan komunikasi terpadu yang bertujuan untuk memberikan  mengenai barang atau jasa dalam kaitannya dengan memuaskan kebutuhan dan keinginan manusia.Pemasaran dimulai dengan pemenuhan kebutuhan manusia yang kemudian bertumbuh menjadi keinginan manusia. Contohnya, seorang manusia membutuhkan jasa dalam memenuhi kebutuhan dahaganya. Jika ada segelas air maka kebutuhan dahaganya akan terpenuhi. Namun manusia tidak hanya ingin memenuhi kebutuhannya namun juga ingin memenuhi keinginannya yaitu misalnya segelas air merek Aqua yang bersih dan mudah dibawa. Maka manusia ini memilih Aqua botol yang sesuai dengan kebutuhan dalam dahaga dan sesuai dengan keinginannya yang juga mudah dibawa.
Proses dalam pemenuhan kebutuhan dan keinginan manusia inilah yang menjadi konsep pemasaran. Mulai dari pemenuhan produk (product), penetapan harga (price), pengiriman barang (place), dan mempromosikan barang (promotion). Seseorang yang bekerja dibidang pemasaran disebut pemasar. Pemasar ini sebaiknya memiliki pengetahuan dalam konsep dan prinsip pemasaran agar kegiatan pemasaran dapat tercapai sesuai dengan kebutuhan dan keinginan manusia terutama pihak konsumen yang dituju.
Selain itu untuk memulai menjadi seorang wirausaha kita harus memiliki bussines plan, nah apa itu Bussines Plan? Business plan adalah suatu dokumen tertulis yang menggambarkan secara sistematis suatu bisnis/usaha yang diusulkan. Jadi kita harus memiliki Tujuan yang jelas untuk memulai menajdi seorang wirasusaha, kita harus memiliki plan/ renca-rencana untuk mencapai tujuan tersebut agar bisnis kita sukses dan berhasil,
Jadi suatu business plan yang baik adalah suatu dokumen tertulis yang menggambarkan suatu bisnis selengkap mungkin dan sekreatif mungkin agar si pembaca benar-benar memahami dan tertarik dalam bisnis yang kita utarakan baik si pembaca adalah investor, juri, dosen, teman maupun audiency yang kita tujuDengan kata lain, business plan adalah peta konsep atau pedoman untuk menjalani suatu usaha. Karena business plan sangat erat hubungannya dengan wirausaha.  Dan perencanaan merupakan langkah awal dalam membuat sesuatu yang tidak ada menjadi ada.



TEORI DAN ANALISIS SWOT
Analisa SWOT merupakan salah satu metode untuk menggambarkan kondisi dan mengevaluasi suatu masalah, proyek, atau konsep bisnis/usahanya yang berdasarkan faktor internal (dalam) dan faktor eksternal (luar). Metode ini paling sering digunakan dalam metode evaluasi bisnis untuk mencari strategi yang akan dilakukan. Analisis SWOT hanya menggambarkan situasi yang terjadi bukan sebagai pemecahan masalah.


FAKTOR ANALISA SWOT

Strength (Kekuatan)
Strength merupakan kondisi kekuatan yang terdapat dalam organisasiproyekatau konsepbisnis yang adaKekuatan yang dianalisis merupakan faktor yang terdapat dalam tubuhorganisasiproyekatau konsep bisnis itu sendiri.

Weakness (Kelemahan)
Weakness merupakan kondisi kelemahan yang terdapat dalam organisasiproyekatau konsepbisnis yang adaKelemahan yang dianalisis merupakan faktor yang terdapat dalam tubuhorganisasiproyekatau konsep bisnis itu sendiri.

Opportunities (Peluang)
Opportunities merupakan kondisi peluang berkembang di masa datang yang akan terjadi.Kondisi yang terjadi merupakan peluang dari organisasiproyekatau konsep bisnis itusendiri misalnya, competitor, kebijakan pemerintahdan kondisi lingkungan sekitar.

 Threat (Ancaman)
Threat merupakan kondisi yang mengancam dari luarAncaman ini dapat menggangguorganisasiproyekatau konsep bisnis itu sendiri.

Nah kawan-kawan demikian yang dapat penulis sampaikan mengenai KEWIRAUSAHAAN mohon maaf apabila ada salah kata,, semoga apa yang penulis sampaikan bisa bermanfaat Aamiin,,
Referensi: